Rabu, 15 April 2015

Ini jauh #LebihKejiDariFriendzone, penasaran?

Belakangan ini cukup banyak istilah-istilah baru yang populer dikalangan remaja dan pemuda. Beberapa diantaranya seperti garing, cupu, keles dan sebagainya. Dan salah satunya yang paling populer adalah friendzone.

Bagi yang belum tahu arti dan makna dari kata friendzone, berikut penjelasannya.

Friendzone
Situasi dimana kamu mendekati seseorang dan berharap sesuatu yang lebih (jadi pacar), sedangkan si seseorang itu berharap tak lebih. (hanya teman)

Intinya, boleh dikatakan 'cinta bertepuk sebelah tangan'. Kamu menginginkan seseorang, tapi seseorang itu tidak menginginkan kamu. Sebuah situasi yang cukup miris memang. #apes #nasib :')


Tak heran, jika friendzone dianggap sebagai sesuatu yang sangat keji. Bahkan mungkin ketika generasi saat ini menduduki pemerintahan Indonesia dimasa depan, bukan tidak mungkin jika dibuat sebuah Undang-undang yang melarang seseorang melakukan friendzone. Jadi, hati-hati bagi kamu yang suka friendzone-in orang, bisa-bisa kamu dianggap melakukan sebuah tindak kriminal. #capedehh

Oke, sesuai dengan topik mengenai friendzone, di Twitter sedang ramai dengan hastag #LebihKejiDariFriendzone. Karena sedang ramai, saya akan bahas #LebihKejiDariFriendzone versi saya.

Tahukah kamu, banyak diantara kita saat ini yang sering melakukan sesuatu yang bahkan jauh jauh jauh lebih keji dari friendzone? Mungkin kita tidak akan percaya. Mungkin kamu akan berpikir, 'Ah emang gua jahat sama siapa, friendzone-in orang juga ga pernah, kan gua jomblo' .








Tapi faktanya memang benar, banyak diantara kita remaja dan anak muda masa kini yang sering melakukan tindakan yang lebih keji dari friendzone.

Apakah itu?

Yaitu dengan tidak menghormati orang tua kita, serta terlalu acuh pada mereka.

Ya, kita sering tidak menghormati orang tua kita. Hal ini merupakan sebuah 'kekejian besar' yang bisa dilihat dari hal-hal kecil kita tidak lakukan. Hal yang simpel saja. Misalnya, pergi dari rumah tanpa pamit, atau bersikap tidak sopan dengan orangtua. Tidak sopan seperti apa? Misalnya marah ga jelas, atau bicara dengan nada tinggi, serta mengabaikan teguran ataupun nasehatnya. Padahal, marahpun orangtua kita, itu semata-mata karena ia begitu mencintai kita. Mengapa kita mengabaikan tegurannya?

Dan YA! Kita juga sering bersikap acuh tak acuh pada keberadaan orangtua kita. Kita sibuk dengan dunia kita. Bergaul dengan teman-teman, bermain jejaring sosial, otak-atik isi hp, dan segala kesibukan lainnnya. Tapi pernahkah kita menyadari, betapa berharganya waktu yang kita miliki untuk kita habiskan dengan orangtua? Oleh karena itu, mari mulai menyisihkan sedikit waktu untuk bisa bersama-sama dengan orangtua kita! Duduk bareng, nonton TV, sambil bercana dan menyantap snack ringan seperti tempe goreng, bakwan, tahu, dsb. Ataupun juga makan bareng dirumah.

Oleh karena itu, mulai detik ini, berhentilah melakukan sesuatu yang #LebihKejiDariFriendzone. Yaitu dengan menghormati orangtua, dan tidak mengacuhkan mereka. Selagi mereka ada, kesempatan itupun ada. Jangan pernah sia-siakan.

Mari mulai sekarang, menjadi lebih hormat dan peka terhadap keberadan orangtua kita. Dengan begitu, kita sudah berhenti melakukan sesuatu yang #LebihKejiDariFriendzone. Are you ready?!!

0 komentar:

Posting Komentar