Kamis, 25 Agustus 2016

Sebanding ga sebanding tetap tanding, itu baru FEARLESS!

Mungkin beberapa dari anda pernah melihat salah satu iklan Extra Joss, dimana dalam iklan tersebut ada adegan ketika sekelompok preman mengganggu seorang anak muda. Kemudian anak muda itu memilih untuk tidak melawan, dan memutuskan untuk membalasnya di ring tinju



Iklan ini cukup menarik karena mengajarkan kita khususnya kaum Adam untuk tidak takut pada siapapun. Dan mungkin satu lagi, mengajarkan kita untuk menyeselesaikan masalah secara jantan. Artinya, kalau misalnya memang harus kelahi, ya kelahi dengan cara yang benar dan sportif. Contohnya bertarung di ring tinju.

Namun, ada satu hal yang rasanya agak kurang pas, yaitu slogan yang ditonjolkan, "LAKI TANDING KALAU SEBANDING!", kemudian dilanjutkan dengan "LAKI FEARLESS!"

Saya merasa ada 2 hal yang mengganggu.


Pertama, dikatakan "LAKI TANDING KALAU SEBANDING".



Menurut saya seorang laki-laki itu tidak perlu lihat sebanding atau tidak sebanding. Kalau memang harus bertarung, yasudah mari fight. Mau lawannya sebesar gajah, pokoknya kalau memang harus fight ya mari fight.

Jika harus lihat sebanding atau tidak, maka akan bahaya. Misalkan ibu saya diserang secara fisik oleh seseorang tepat didepan mata kepala saya, haruskah saya diam tidak melawan karena melihat lawannya tak sebanding?


Kedua, dikatakan "LAKI FEARLESS!"



Slogan LAKI FEARLESS itu rasanya tidak sejalan dengan slogan sebelumnya. Karena fearless itu berarti tidak takut apapun. Sedangkan pada bagian pertama jelas dikatakan, "LAKI TANDING KALAU SEBANDING", berarti kalau gak sebanding gak tanding dong. Kalau gak tanding berarti masih ada rasa takut dong? Padahal arti fearless itu jelas, yaitu tidak takut apapun, siapapun dalam kondisi bagaimanapun.

Contohnya, misalnya ibu saya diserang oleh seseorang didepan saya, maka tanpa berpikir panjang saya akan langsung hadapi dia. Jadi tidak melihat lagi lawannya sebanding atau tidak. Ketika memang harus tanding, langsung saja fight!


Oleh karena itu menurut saya kurang tepat slogan yang dijagokan.

Berhubung masih suasana kemerdekaan, saya mau kaitkan sedikit. Kalau harus menunggu sebanding, mungkin dulu para pahlawan kita takkan pernah berani melawan penjajah. Kenapa? Karena tidak sebanding! Dari segi jumlah, amunisi senjata, bahkan tingkat kecerdasan. Tapi karena mereka memiliki jiwa "FEARLESS" yang sesungguhnya, maka hari ini kita dapat menikmati negara yang merdeka dari penjajah.


Jepang bermodal senjata api, Indonesia bermodal bambu. Sebanding gak sebanding, laki tetap tanding! Ini baru FEARLESS!


Jadi ya, intinya menurut saya slogannya harus diperbaiki, menjadi "SEBANDING GAK SEBANDING, LAKI TANDING!", baru tepat dilanjutkan dengan "LAKI FEARLESS!".

Jadi tidak ada lagi istilah 'kalau'. Kalau ini, kalau itu.

Sebanding gak sebanding, LAKI TANDING! LAKI FEARLESS!

3 komentar:

  1. Kalau menurutku agak beda, Lae.

    Ketika si fighter itu memutuskan tidak tanding sama si preman, BUKAN karna dia takut. Justru karna dia pikir "buat apa kecoa ini diurus. yang ada malah bisa berantakan dan bikin warung si bapak tadi hancur. Ah, percuma!" gitu.

    Jadi dia BERANI melawan diri sendiri buat tidak tanding sama kecoa busuk yang pengecut.

    Trus maksud kata SEBANDING menurut awak sih bukan masalah ukuran tubuh atau pun sejenisnya. Kalau Fighter ketemu Fighter, itu Sebanding. Kalau Fighter ketemu orang biasa alias bukan Fighter, ya jelas ndak Sebanding. Ngapain diladenin. Bahasa so inggrisnya tuh: It's not Worth it!

    Jadi LAKI yang FEARLESS (tidak ada rasa takut, bukan tidak punya rasa takut) adalah Laki yang DOYAN tanding pada tempatnya, pada orangnya yang LAYAK buat diajak tanding. Seorang Laki yang baru mau Tanding kalau lawannya menurut hemat dia adalah Sebanding. Macam Laki bijak gitu lah.

    Kira-kira gitu. Menurutku..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bhahahahahaha betul juga. Pandangan yg menarik lae wkwkwkwk. Thanks masukannya lae, betul juga bahh :D

      Hapus