Kamis, 20 Juli 2017

Menikmati Pornografi lewat Musik

Beberapa waktu ini para penikmat musik dunia sedang dimanja dengan lagu-lagu baru yang sedang nge-trend dan hits. Contohnya sebut saja seperti Shape Of You-nya Ed Sheeran, atau Versace on The Floor-nya Bruno Mars, atau yang sekarang sedang sangat booming, yaitu Despacito-nya Justin Bieber.

Lagu-lagu tersebut sekilas ketika didengar memang sangat asik sekali. Dengan irama yang dapat membuat kita merasa rugi jika tidak menikmati alunannya. Ditambah lagi untaian nada yang dirangkai sedemikian rupa menjadi begitu indah.'

Namun mirisnya, tahukah teman-teman, dibalik irama dan untaian nada yang indah, sesungguhnya lagu-lagu ini memiliki pesan yang sangat buruk?

Ya, ketiga lagu yang saya sebut diatas adalah beberapa contoh dari sekian banyak lagu yang memiliki lirik yang sangat buruk. Mengapa saya katakan buruk?  Karena sangat kental dengan nuansa seks bebas dan pornografi.

Sebenarnya masih ada sangat banyak lagi lagu-lagu lain dengan lirik yang sarat akan seks bebas dan pornografi. Hanya saja dalam hal ini saya sengaja memilih ketiga lagu tersebut, menurut saya lagu-lagu itu yang paling mengkhawatirkan. Mengapa? Karena lagu-lagu itu benar-benar sedang nge-trend dan booming saat ini.

Saya merasa miris sesungguhnya melihat fenomena saat ini, dimana orang-orang tak lagi memperhatikan dengan seksama seperti apa lagu yang mereka nikmati. Banyak orang yang hanya fokus dengan musik tanpa menyadari isi dari lirik lagu tersebut sangat-sangat tidak baik. Lucunya lagi, sebagian kalangan tahu dan mengerti isi dari lirik lagu tersebut, namun tetap enjoy menikmatinya tanpa merasa ada aneh atau mungkin risih.

Yang tak kalah saya khawatirkan adalah ketika anak-anak pun saat ini ikut larut dalam lagu-lagu tersebut. Saya membayangkan, kelak ketika mereka dewasa mereka akan melihat lirik lagu-lagu tersebut, kemudian mengerti akan pesan didalamnya, lalu mereka akan berpendapat bahwasanya ternyata seks bebas itu hal yang biasa.

Pendeknya, mereka akan berpikir "ah ternyata sah-sah saja kok. buktinya dibikin dalam bentuk lagu lho". Jika itu sudah terjadi, maka tinggal tunggu waktu saja, generasi kedepan akan mengalamai degradasi moral yang luar biasa.

Walau sebegitupun rasa prihatin saya, namun saya tidak bisa terlalu banyak mengatur orang lain. Hanya saja yang bisa saya sarankan adalah sebaiknya kita benar-benar memperhatikan dengan seksama konten yang kita nikmati, khususnya dalam hal ini musik. Jangan terlalu cepat larut dalam indahnya untaian nada atau asiknya irama sebuah lagu, namun telisik terlebih dahulu, "apakah lagu ini memiliki pesan moral yang buruk?"

Dan jangan lupa, untuk memantau anak maupun adik-adik kita mengenai musik yang mereka nikmati. Jangan sampai mereka larut dalam asiknya irama sebuah lagu, tanpa menyadari pesan yang ada dalam lagunya.

Ya, inti dari tulisan ini adalah supaya kita jangan menikmati lagu yang secara nyata memiliki pesan buruk didalamnya, contohnya yang sarat akan seks bebas dan pornografi. Mari menjadi penikmat musik yang lebih bijak dengan benar-benar memilah setiap lagu yang hendak kita nikmati.

1 komentar:

  1. It is appropriate time to make some plans for the future and it is time to be happy. I have learn this submit and if I may just I desire to counsel you few attention-grabbing issues or suggestions. Maybe you can write next articles referring to this article. I wish to read even more issues about it! capital one credit card login

    BalasHapus