Senin, 27 November 2017

Bekerja tak selalu hanya mengejar uang, tapi juga dampak sosial bagi sekitar


Sering sekali dalam sebuah acara seminar bisnis, saya mendengar kisah dimana seseorang dulunya membuka usaha, lalu kemudian menutupnya demi full-time di bisnis itu. Misalnya, yang awalnya dia membuka kursus matematika dan bahasa inggris, tiba-tiba ditutup begitu melihat peluang mendapatkan uang di bisnis dalam seminar itu.

Sekilas terdengar keren, namun jika diperhatikan dengan seksama, ada sesuatu yang janggal, atau mungkin lebih tepatnya disebut menyedihkan. Yaitu betapa orang saat ini hanya berorientasi pada uang. Padahal, dampak dari apa yang kita kerjakan bagi sekitar sangatlah penting.



Membuka tempat kursus les misalnya. Membuka kursus les memang tidak begitu banyak menghasilkan uang. Namun kalau kita berpikir lebih luas, kita akan menemukan bahwasanya usaha seperti ini bisa memberikan dampak yang sangat positif bagi sekitar, yaitu membantu anak-anak sekolah untuk bisa meraih pencapaian yang lebih baik disekolahnya. Disisi lain, juga membuka lowongan pekerjaan bagi orang lain, untuk diangkat menjadi tenaga pengajar.

Maka dari itu, pada intinya, menurut saya sangat tidak tepat jika kita hanya memikirkan semata-mata uang dalam sebuah usaha, tanpa memikirkan dampak sosialnya.

Karenanya, bagi kita yang sejak awal sudah memiliki satu usaha, tidak ada salahnya kita mencoba sebuah program bisnis. Baik itu MLM, atau Asuransi. Hanya saja, ketika kita berhasil menjalankan bisnis tersebut, janganlah langsung serta-merta menutup usaha yang sudah kita bangun. Tapi justru kita bisa kembangkan menjadi lebih besar lagi untuk memberi dampak positif yang semakin besar pula bagi orang disekitar kita.

0 komentar:

Posting Komentar