Rabu, 22 November 2017

Ketika seorang pemuka agama menghina, yang dihina justru menunjukkan siapa yang benar-benar beragama

Saat ini sedang menjadi pembicaraan hangat dimana salah seorang aktris bernama "Rina Nose" diejek oleh salah seorang pemuka Agama. Didalam sebuah video yang sedang viral, nampak seorang pemuka agama dengan secara jelas mengucapkan sebuah kalimat yang terkesan sangat menghina.

Itu yang hidungnya pesek? Saya kalu artis-artis jelek kurang minat membahasnya, apa kelebihan dia?” katanya yang disambut tawa orang disekitarnya.

Dan tak berapa lama, si 'artis pesek' yang dimaksud pun memberi respon.


Bagaimana pendapat anda?



Menurut saya, disini ada keterbalikan. Dimana yang satu berpenampilan ala pemuka agama, namun tidak menunjukkan sifat keagamaannya. 

Ia dengan mudahnya merendahkan seseorang, apalagi dengan menghina fisik. Memang betul, si artis itu memang pesek, tapi pantaskah ia sebagai seorang pemuka agama mengatakan demikian? Dan juga, pantaskah ia mengatakan "artis jelek" sekalipun artis tersebut memang jelek?

Sedangkan yang satunya lagi, berpenampilan biasa-biasa saja, tapi justru menunjukkan bahwa ia jauh lebih 'beragama' daripada si pemuka agama.

Ia menunjukkan betapa kita tidak boleh seenaknya saja mengatakan sesuatu hal yang buruk tentang orang lain, terlebih itu tentang fisik. Sangat tidak baik untuk mengatakan "dia ompong", "dia jelek", "dia pendek", sekalipun memang ia benar-benar ompong, jelek, dan pendek.

Dari sini, pesan moral yang bisa kita petik adalah: TERKADANG ORANG YANG NAMPAK LUARNYA BURUK JUSTRU JAUH LEBIH BAIK DARI ORANG YANG NAMPAK LUARNYA BAIK.

Tapi bukan lantas itu jadi alasan untuk kita berpenampilan sesukanya ya guys! Tetap jauh lebih baik jika kita bisa menjadi baik luar dan dalam. Okey!

0 komentar:

Posting Komentar