Jumat, 12 Januari 2018

Haram ucapkan selamat Natal? Haram ndak sih?

Haram mengucapkan selamat Natal merupakan isu yang selalu bergaung sekali setahun, tepatnya ketika memasuki momentum Natal. Ketika mulai memasuki bulan Desember, biasanya isu ini akan mulai digaungkan. Baik melalui medos maupun melalui baliho.



Saya pribadi jujurnya menyesalkan mengapa isu seperti ini harus ada. Saya pikir, apa yang salah dengan mengucapkan selamat? Bukankah itu sesuatu yang wajar sebagai bentuk penghargaan kepada umat beragama lain?

Hanya saja, setelah saya pikir lagi, bagaimanapun juga saya harus menghargai apabila memang itu merupakan ketentuan mutlak dari agama tersebut. 

Namun ada hal yang lucu. Mereka-mereka yang menggaungkan isu ini, umumnya merupaka para penganut Presiden Turki, yaitu Erdogan. Dibeberapa  kesempatan, mereka selalu menunjukkan rasa  kekagumannya kepada Erdogan. Baik secara lisan maupun melalui medsos.

Nah yang lucu adalah disaat mereka sibuk menggaungkan 'haram mengucapkan selamat natal', justru Erdogan dengan santainya mengeluarkan ucapan selamat Natal kepada umat Kristen Turki dan dunia.


Nah lho...

Saya jadi bingung, sebenarnya yang bener itu yang mana? Haram atau enggak sih? Seriusan saya nanya, bukan apa-apa, cuma pengen tahu aja. Haram atau endak?

Kalo katanya haram, kok justru Presiden Erdogan mengucapkan? 

Mana satu yang benar? Ada yang bisa menjelaskan?

0 komentar:

Posting Komentar