Rabu, 10 Januari 2018

Memperjuangkan beberapa keluhan dan aspirasi yang saya dengarkan langsung dari hasil blusukan menjumpai masyarakat

Beberapa waktu terakhir ini saya mencoba untuk blusukan mengunjungi masyarakat disekitar. Mulai dari masyarakat biasa bahkan sampai petugas parkir hingga petugas sapu jalan. Saya mendengar banyak sekali aspirasi maupun curahan hati mereka yang ingin disuarakan dan diperjuangkan.

Misalnya mengenai fasilitas umum. Banyak sekali masyarakat yang mengeluhkan mengenai lambatnya penanganan fasilitas umum yang bermasalah. Pemerintah dinilai kurang responsif dalam menangani fasilitas umum yang rusak. Bahkan sampai memakan korban dulu baru kemudian diperbaiki.

Juga ada pengaduan dari petugas parkir mengenai pihak ke 3 yang kerap kali sewenang-wenang terhadap mereka. Misalnya menaikkan tarif terlalu tinggi, dan juga sering kali tidak ada toleransi dengan berbagai macam kondisi. Misalkan hari sedang hujan, hari libur, dsj. Sehingga kerap kali hanya menguntungkan pihak ke 3 tadi, tanpa memperdulikan nasib para petugas parkir yang berada dibawah naungannya.

Begitupun ketika saya ngobrol dengan beberapa petugas taman dan petugas sapu jalan. Ada keluhan yang mereka sampaikan terkait lambatnya pencairan gaji mereka. Mereka kerap kali terlambat menerima gaji, sehingga akhirnya tak jarang mereka terpaksa harus berhutang dulu kepada tetangga untuk menutupi biaya sehari-hari, sebelum nanti gaji datang.

Intinya, ada banyak sekali aspirasi masyarakat yang sebenarnya sangat sederhana, tapi tidak tersampaikan kepada Pemerintah khususnya Pemko Pekanbaru.

Karenanya ini menjadi satu tanggung jawab bagi saya untuk menyuarakannya apabila kelak diberi kesempatan oleh masyarakat untuk bisa menindaklanjuti setiap keluhan ini.



0 komentar:

Posting Komentar