Rabu, 09 Januari 2019

Bantuan Sosial atau Keadilan Sosial?



Dalam setiap Pemilihan Legislatif, kerap kali kandidat peserta Pemilu membagikan bantuan sosial dalam bentuk sembako kepada para konstituen/pemilih dengan harapan akan dipilih ketika nanti tiba hari pemilihan.

Pertanyaannya, apakah itu yang benar-benar dibutuhkan masyarakat?

Sangat menarik pernyataan dari seorang Ahok dalam sebuah videonya yang mengatakan bahwasanya yang paling dibutuhkan masyarakat itu bukan bantuan sosial. Masyarakat sesungguhnya tidak perlu diberikan beras, minyak goreng, telur, ataupun sembako lainnya.

Lanjutnya, yang paling dibutuhkan masyarakat adalah keadilan sosial.

Masyarakat membutuhkan keadilan dalam hal berobat kerumah sakit. Masyarakat membutuhkan keadilan sosial dalam hal akses kepada pendidikan. Masyarakat membutuhkan keadilan sosial dalam menikmati fasilitas umum. Masyarakat membutuhkan keadilan dalam hal mengurus surat-surat administrasi.

Kata kuncinya, Keadilan Sosial.

Karenanya, menurut beliau, yang paling tepat untuk diberikan kepada masyarakat adalah mewujudkan keadilan sosial.

Bantuan sosial mungkin baik dan cukup membantu, tapi pada akhirnya yang benar-benar dibutuhkan adalah keadilan sosial.

Itulah kenapa dalam sila ke 5 tidak dikatakan "Bantuan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia", melainkan "Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia".

Karenanya, sudah sepatutnya bagi para kandidat pileg untuk betul-betul berkomitmen memperjuangkan keadilan sosial. Dan juga bagi kita para pemilih/konstituen sudah seharusnya memilih kandidat yang berkomitmen penuh memperjuangkan keadilan sosial.

0 komentar:

Posting Komentar