Rabu, 10 Januari 2018

Mempererat persatuan serta memperjuangkan isu-isu intoleransi

Dalam beberapa waktu belakangan ini, isu intoleransi menjadi salah satu isu yang sangat kuat di masyarakat. Strategi beberapa kelompok elite politisi yang memilih bermain di isu sara menjadi penyebab menguatnya permasalahan intoleransi ditengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

Lalu, apa solusi yang bisa saya tawarkan untuk itu apabila saya diberi kesempatan menjadi pejabat publik?

Jawabannya adalah "Program Sosial Lintas Agama".

Apa itu Program Sosial Lintas Agama?

Program Sosial Lintas Agama adalah program dimana saya mengupayakan kegiatan sosial yang mengajak masyarakat lintas agama untuk saling berinteraksi di momentum-momentum Keagamaan.

Misalnya, ketika Hari Raya Maulid Nabi diadakan Bazaar Beras Murah untuk umat Islam yang membutuhkan, namun diadakan di Gereja dan jemaat serta majelis Gereja menjadi panitianya. 

Begitu juga sebaliknya, ketika Hari Raya Natal diadakan Bazaar Beras Murah untuk jemaat Kristiani yang membutuhkan, namun diadakan di Masjid dan majelis serta jemaah Masjid tersebut menjadi panitianya.

Dengan begitu, bukan hanya membantu masyarakat secara ekonomi untuk dapat membeli beras, tetapi ada yang lebih penting disana, yaitu membangun hubungan sosial/silaturahmi antar umat beragama. Sehingga harapannya, dapat memperkuat rasa kebersamaan dan persaudaraan dalam keberagaman Agama.

Dengan semakin kuatnya rasa kebersamaan antar umat beragama, diharapkan bisa meredam segala bentuk isu-isul intoleransi yang selama ini kian marak.

Jadi pada intinya, Program Sosial Lintas Agama adalah program Bazaar dimana masyarakat bukan hanya terbantu secara sosial lewat adanya sembako murah, tapi juga mempererat terjalinnya kebersamaan dan kekeluargaan antar umat beragama.

0 komentar:

Posting Komentar